OpenSID merupakan aplikasi bersifat Open Source. Dikembangkan oleh OpenDesa demi mendukung keterbukaan informasi dan digitalisasi Desa diseluruh Indonesia
Tema Pusako merupakan Tema atau Theme Premium resmi Aplikasi OpenSID. Layout dan design perpaduan modern dan minimalis. Responsive terhadap semua jenis layar. Memiliki 12 pilihan warna primer. Dilengkapi fitur-fitur bawaan dari OpenSID serta fitur tambahan sebagai pendukung
Desa Sriwidadi berada di Kecamatan Mantangai, Kabupaten Kapuas, Provinsi Kalimantan Tengah.
Dengan data populasi penduduk :
LAKI-LAKI : 294 Orang
PEREMPUAN : 291 Orang
BELUM MENGISI : 0 Orang
TOTAL : 585 Orang
Identitas Desa
Kode Desa
:
6203092032
Kode Kecamatan
:
620309
Kode Kabupaten
:
6203
Kode Provinsi
:
62
Kode Pos
:
73553
Kantor Desa
Desa Sriwidadi Kecamatan Mantangai Kabupaten Kapuas Provinsi Kalimantan Tengah Kode Pos 73553, Kecamatan Mantangai, Kabupaten Kapuas - Kalimantan Tengah
Pemdes Sriwidadi dan Mahasiswa KKN UPR Pasang Umbul-Umbul di Lingkungan Kantor Desa Sambut HUT RI Ke-80 Tahun 2025
Meta Deskripsi: Dalam semangat menyambut HUT RI ke-80, Mahasiswa KKN UPR bersama Pemerintah Desa Sriwidadi melaksanakan kerja bakti memasang bendera umbul-umbul di lingkungan kantor desa. Kegiatan ini bukan sekadar penghias desa, melainkan bentuk edukasi, nasionalisme, dan pelestarian tradisi menjelang Hari Kemerdekaan.
Sriwidadi, Rabu 30 Juli 2025; Dalam menyambut Hari Ulang Tahun Republik Indonesia (HUT RI) ke-80, Pemerintah Desa Sriwidadi bersama Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) dari Universitas Palangka Raya (UPR) menggelar kerja bakti pemasangan bendera umbul-umbul di lingkungan kantor desa. Kegiatan ini menjadi simbol sinergi antara Mahasiswa dan pemerintah desa dalam menumbuhkan semangat nasionalisme serta memperindah lingkungan menjelang peringatan hari bersejarah tersebut.
Dipimpin langsung oleh Sekretaris Desa Sriwidadi, Eka Normawati, bersama para perangkat desa dan mahasiswa KKN UPR, kegiatan dimulai sejak pagi hari dengan semangat gotong royong. Bendera umbul-umbul warna-warni dipasang di area lingkungan Kantor Desa.
“Kegiatan ini bukan hanya soal memperindah lingkungan, tapi juga membangkitkan rasa cinta tanah air, terutama bagi generasi muda. Kehadiran adik-adik mahasiswa KKN UPR memberi energi positif bagi masyarakat kami,” ujar Eka Normawati.
Pengertian dan Sejarah Umbul-Umbul
Umbul-umbul adalah sejenis bendera atau kain panjang berwarna-warni yang biasa dipasang secara vertikal dan memanjang ke atas, biasanya terbuat dari kain ringan seperti satin atau teteron. Dalam tradisi Nusantara, umbul-umbul awalnya digunakan sebagai penanda upacara adat atau acara keagamaan. Dalam konteks nasional, sejak awal kemerdekaan Republik Indonesia, umbul-umbul mulai digunakan secara luas dalam perayaan HUT RI untuk menciptakan nuansa meriah dan penuh semangat.
Sejarah penggunaan umbul-umbul dalam perayaan HUT RI dimulai sejak 17 Agustus 1946 sebagai bentuk semangat perjuangan dan tanda syukur atas kemerdekaan yang diraih. Hingga kini, pemasangan umbul-umbul menjadi tradisi turun-temurun di berbagai wilayah Indonesia.
Tujuan dan Fungsi Pemasangan Umbul-Umbul
Meningkatkan Semangat Nasionalisme: Umbul-umbul menjadi simbol visual yang membangkitkan semangat cinta tanah air, memperkuat identitas bangsa, dan menumbuhkan rasa kebersamaan.
Memeriahkan Momen Kenegaraan: Pemasangan umbul-umbul menciptakan suasana meriah, semarak, dan penuh warna di desa dalam menyambut hari besar nasional, khususnya Hari Kemerdekaan.
Menghidupkan Tradisi Gotong Royong: Melalui kerja bakti, masyarakat bersama mahasiswa dan aparatur desa saling bekerja sama, memperkuat nilai-nilai sosial, kekompakan, dan kepedulian terhadap lingkungan.
Meningkatkan Kesadaran Kolektif: Bendera dan umbul-umbul di ruang publik menjadi pengingat bahwa kemerdekaan diraih lewat perjuangan kolektif dan harus terus dijaga oleh seluruh lapisan masyarakat.
Makna Filosofis Pemasangan Umbul-Umbul
Pemasangan umbul-umbul tidak sekadar untuk dekorasi semata, namun memiliki makna mendalam:
Kesatuan dalam Keberagaman: Warna-warni umbul-umbul melambangkan keberagaman masyarakat Indonesia yang tetap bersatu.
Penghormatan terhadap Sejarah dan Pejuang Bangsa: Setiap umbul-umbul yang berkibar adalah simbol penghormatan terhadap jasa para pahlawan.
Semangat Membangun: Gotong royong dalam pemasangan menjadi bentuk nyata semangat membangun dari desa.
Koordinator Mahasiswa KKN UPR, Jerry Aprinagus , menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan bagian dari program kerja social kepada masyaraakat.
“Kegiatan ini bukan hanya tentang memasang umbul-umbul, tapi bagaimana kami sebagai mahasiswa turut serta membangun semangat kebersamaan dan cinta tanah air bersama masyarakat desa,” ujar Jery Aprinagus, Koordinator KKN UPR di Desa Sriwidadi.
Dengan semangat gotong royong dan nasionalisme, Pemerintah Desa Sriwidadi bersama Mahasiswa KKN UPR berharap kegiatan ini dapat menjadi contoh bagi generasi muda untuk terus menjaga nilai-nilai kebangsaan, persatuan, dan cinta tanah air, dimulai dari desa.
Desa Sriwidadi berada di Kecamatan Mantangai, Kabupaten Kapuas, Provinsi Kalimantan Tengah.
Dengan data populasi penduduk :
LAKI-LAKI : 294 Orang
PEREMPUAN : 291 Orang
BELUM MENGISI : 0 Orang
TOTAL : 585 Orang
Identitas Desa
Kode Desa
:
6203092032
Kode Kecamatan
:
620309
Kode Kabupaten
:
6203
Kode Provinsi
:
62
Kode Pos
:
73553
Kantor Desa
Desa Sriwidadi Kecamatan Mantangai Kabupaten Kapuas Provinsi Kalimantan Tengah Kode Pos 73553, Kecamatan Mantangai, Kabupaten Kapuas - Kalimantan Tengah
Anang
30 Januari 2025 19:28:34
Lanjutkan mas... Semoga website desa pian semakin maju...