Mahasiswa KKN Kelompok 068 Membersihkan dan Menghias Perpustakaan Desa Sriwidadi
Mahasiswa KKN Kelompok 068 Membersihkan dan Menghias Perpustakaan Desa Sriwidadi
Sriwidadi — Mahasiswa KKN Universitas Palangka Raya (UPR) Kelompok 068 Desa Sriwidadi melaksanakan kegiatan membersihkan dan menghias perpustakaan Desa Sriwidadi. Kegiatan ini dilakukan sebagai bentuk kepedulian mahasiswa terhadap fasilitas literasi desa sekaligus upaya menciptakan ruang perpustakaan yang lebih bersih, rapi, dan menarik bagi masyarakat.
Perpustakaan tidak hanya membutuhkan koleksi buku, tetapi juga lingkungan yang nyaman agar masyarakat, khususnya anak-anak dan pelajar, memiliki ketertarikan untuk datang dan membaca.
Membersihkan Ruang Perpustakaan
Kegiatan diawali dengan membersihkan berbagai bagian perpustakaan yang membutuhkan perhatian. Mahasiswa bekerja secara bersama-sama untuk merapikan ruangan dan menata kembali bagian-bagian perpustakaan agar terlihat lebih teratur.
Kegiatan kebersihan tersebut menjadi langkah awal sebelum mahasiswa melakukan penataan dan penghiasan ruangan.
Lingkungan yang bersih dan rapi diharapkan dapat membuat masyarakat merasa lebih nyaman ketika berada di perpustakaan. Dengan kondisi ruangan yang lebih tertata, buku dan berbagai fasilitas di dalamnya juga dapat lebih mudah digunakan.
Mengubah Suasana Perpustakaan
Setelah proses pembersihan, mahasiswa melanjutkan kegiatan dengan menghias perpustakaan.
Penghiasan dilakukan untuk memberikan suasana yang lebih menarik dan tidak monoton. Mahasiswa berupaya memanfaatkan berbagai elemen dekorasi yang dapat memperindah ruangan sekaligus tetap mempertahankan fungsi utama perpustakaan sebagai tempat membaca dan memperoleh informasi.
Penataan dilakukan dengan mempertimbangkan kenyamanan serta fungsi ruang sehingga dekorasi tidak hanya menjadi hiasan, tetapi juga dapat mendukung suasana belajar dan membaca.
Menciptakan Ruang yang Lebih Nyaman untuk Membaca
Sebuah perpustakaan akan lebih bermanfaat ketika masyarakat merasa nyaman untuk menggunakannya.
Karena itu, kebersihan dan suasana ruangan menjadi bagian yang tidak dapat dipisahkan dari upaya meningkatkan minat masyarakat untuk berkunjung.
Dengan membersihkan sekaligus menghias perpustakaan, mahasiswa KKN Kelompok 068 berupaya menciptakan perubahan sederhana yang dapat membuat ruang tersebut terasa lebih hidup.
Harapannya, anak-anak, pelajar, maupun masyarakat Desa Sriwidadi dapat melihat perpustakaan bukan hanya sebagai tempat menyimpan buku, tetapi sebagai ruang yang nyaman untuk membaca, belajar, dan memperoleh pengetahuan.
Dikerjakan Bersama, Dimanfaatkan Bersama
Kegiatan membersihkan dan menghias perpustakaan juga menjadi bentuk kerja bersama mahasiswa dalam mendukung fasilitas yang dapat digunakan oleh masyarakat.
Bagi mahasiswa, kegiatan tersebut menjadi pengalaman bahwa pengabdian tidak selalu harus menghasilkan sesuatu yang sepenuhnya baru. Terkadang, memberikan perhatian dan menghidupkan kembali fasilitas yang sudah tersedia dapat memberikan manfaat yang tidak kalah penting.
Perpustakaan yang telah dibersihkan dan ditata kemudian dapat terus dimanfaatkan oleh masyarakat setelah mahasiswa menyelesaikan masa KKN.
Keberlanjutan Setelah Mahasiswa Pergi
Seperti halnya program lainnya, hasil kegiatan ini akan memiliki manfaat yang lebih besar apabila terus dijaga setelah mahasiswa meninggalkan Desa Sriwidadi.
Kebersihan perlu dipertahankan, buku perlu ditata, dan suasana perpustakaan perlu terus dijaga agar tetap nyaman.
Dengan adanya perawatan secara berkelanjutan, perubahan yang dilakukan mahasiswa tidak berhenti sebagai hasil kegiatan KKN, tetapi dapat menjadi bagian dari perkembangan perpustakaan desa.
Pada akhirnya, kegiatan mahasiswa KKN UPR Kelompok 068 dalam membersihkan dan menghias Perpustakaan Desa Sriwidadi bukan hanya tentang membuat ruangan terlihat lebih bersih dan indah.
Lebih dari itu, kegiatan ini merupakan upaya untuk menghidupkan kembali ruang literasi dan menciptakan tempat yang lebih nyaman bagi masyarakat untuk membaca dan belajar.
Karena perpustakaan yang baik bukan hanya tentang banyaknya buku yang tersedia, tetapi juga tentang bagaimana sebuah ruang mampu membuat seseorang ingin datang, membuka buku, membaca, dan menemukan pengetahuan baru.
Slamet riyadi
22 Agustus 2026 21:18:02
Trims sarannya mas anang, moga sriwidadi bisa mengembangkan perpus digital...