Mahasiswa KKN Kelompok 068 Mengadakan Lomba Literasi dan Kreativitas di Perpustakaan Desa Sriwidadi
Mahasiswa KKN Kelompok 068 Mengadakan Lomba Literasi dan Kreativitas di Perpustakaan Desa Sriwidadi
Sriwidadi — Mahasiswa KKN Universitas Palangka Raya (UPR) Kelompok 068 Desa Sriwidadi mengadakan kegiatan lomba literasi dan kreativitas di Perpustakaan Desa Sriwidadi. Kegiatan ini ditujukan kepada siswa sekolah dasar dengan pembagian berdasarkan jenjang kelas, yaitu lomba membaca nyaring untuk kelas IV hingga VI dan lomba mewarnai untuk kelas I hingga III.
Kegiatan tersebut menjadi salah satu upaya mahasiswa untuk memperkenalkan perpustakaan sebagai ruang yang tidak hanya digunakan untuk membaca, tetapi juga sebagai tempat belajar, berkreasi, dan mengembangkan kemampuan anak-anak.
Mendorong Minat Baca melalui Membaca Nyaring
Untuk siswa kelas IV hingga VI, mahasiswa KKN menyelenggarakan lomba membaca nyaring.
Kegiatan ini memberikan kesempatan kepada siswa untuk menunjukkan kemampuan membaca dengan suara yang jelas, intonasi yang tepat, serta keberanian tampil di hadapan orang lain.
Membaca nyaring bukan hanya berkaitan dengan kemampuan melafalkan tulisan. Kegiatan tersebut juga dapat menjadi sarana untuk melatih kepercayaan diri dan kemampuan siswa dalam memahami serta menyampaikan isi bacaan.
Melalui lomba ini, mahasiswa berupaya menciptakan suasana membaca yang lebih menarik sehingga siswa dapat memandang kegiatan literasi sebagai sesuatu yang menyenangkan.
Mengembangkan Kreativitas melalui Mewarnai
Sementara itu, siswa kelas I hingga III mengikuti lomba mewarnai.
Pada usia tersebut, aktivitas mewarnai dapat menjadi salah satu cara bagi anak-anak untuk mengekspresikan kreativitas dan imajinasi mereka. Siswa diberikan ruang untuk menentukan pilihan warna dan menuangkan kreativitas melalui gambar yang mereka kerjakan.
Kegiatan ini juga menjadi kesempatan bagi anak-anak untuk belajar berkonsentrasi dan menyelesaikan sebuah karya hingga selesai.
Bagi mahasiswa KKN, lomba mewarnai menjadi salah satu cara untuk memperkenalkan perpustakaan kepada siswa sejak usia dini melalui kegiatan yang dekat dengan dunia mereka.
Perpustakaan sebagai Ruang Belajar yang Menyenangkan
Penyelenggaraan lomba di perpustakaan memiliki tujuan yang lebih luas daripada sekadar kompetisi.
Mahasiswa ingin menunjukkan bahwa perpustakaan dapat menjadi tempat yang menyenangkan bagi anak-anak. Selain membaca buku, perpustakaan dapat menjadi ruang untuk mengikuti kegiatan edukatif, mengembangkan kreativitas, dan berinteraksi dengan teman.
Dengan menghadirkan kegiatan yang berbeda, diharapkan siswa menjadi lebih tertarik untuk datang dan mengenal perpustakaan.
Hal tersebut penting karena minat terhadap perpustakaan tidak selalu tumbuh hanya melalui ajakan untuk membaca. Terkadang, anak perlu terlebih dahulu merasa nyaman dan memiliki pengalaman positif di dalamnya.
Belajar Berani dan Menghargai Karya
Lomba juga memberikan pengalaman kepada siswa untuk belajar berkompetisi secara sehat.
Dalam lomba membaca nyaring, siswa belajar untuk tampil dan menunjukkan kemampuan mereka. Sementara dalam lomba mewarnai, siswa belajar menghargai proses dan hasil karya masing-masing.
Tidak semua peserta akan menjadi pemenang. Namun, keberanian untuk mengikuti kegiatan, mencoba, dan menyelesaikan tugas merupakan bagian penting dari pengalaman yang mereka dapatkan.
Mahasiswa KKN juga berkesempatan untuk mendampingi anak-anak selama kegiatan berlangsung sehingga suasana perlombaan tetap terasa edukatif dan menyenangkan.
Menghidupkan Perpustakaan Desa
Kegiatan lomba ini menjadi bagian dari upaya mahasiswa KKN Kelompok 068 untuk menghidupkan Perpustakaan Desa Sriwidadi.
Perpustakaan yang sebelumnya telah dibersihkan dan dihias kemudian dimanfaatkan sebagai ruang untuk melaksanakan kegiatan yang melibatkan anak-anak secara langsung.
Dengan demikian, perpustakaan tidak hanya menjadi tempat penyimpanan koleksi bacaan, tetapi mulai dimanfaatkan sebagai ruang aktivitas pendidikan dan kreativitas masyarakat.
Dari Lomba Menuju Kebiasaan
Harapan terbesar dari kegiatan ini bukan hanya melihat siapa yang menjadi juara.
Lebih jauh, mahasiswa berharap kegiatan tersebut dapat menjadi pemicu agar anak-anak semakin dekat dengan perpustakaan dan memiliki kebiasaan untuk membaca serta berkegiatan di dalamnya.
Satu kali mengikuti lomba mungkin hanya berlangsung dalam satu hari. Namun, pengalaman positif yang diperoleh anak-anak diharapkan dapat membuat mereka ingin kembali ke perpustakaan pada kesempatan berikutnya.
Pada akhirnya, kegiatan membaca nyaring untuk kelas IV–VI dan mewarnai untuk kelas I–III menjadi salah satu bentuk upaya mahasiswa KKN UPR Kelompok 068 dalam menggabungkan literasi, kreativitas, dan kesenangan belajar di Perpustakaan Desa Sriwidadi.
Karena perpustakaan yang hidup bukan hanya perpustakaan yang dipenuhi buku, tetapi perpustakaan yang didatangi, digunakan, dan menjadi tempat anak-anak tumbuh bersama pengetahuan dan kreativitas.
Slamet riyadi
22 Agustus 2026 21:18:02
Trims sarannya mas anang, moga sriwidadi bisa mengembangkan perpus digital...